Tampilkan postingan dengan label kehidupang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehidupang. Tampilkan semua postingan

Tentang Baper yang Tertukar


Gua, Goa, dan Gea'


Gua.
/gu.a/ (n.)
Gue, Aku, Saya. Kata yang diserap dari bahasa Mandarin kemudian menjadi kata gaul khas betawi. Kata yang dalam tulisan Mandarin () dibaca “Gue/Gua” berarti “Saya/Aku” menurut bahasa Mandarin Hokkien. Maksud dari bahasa Mandarin Hokkien adalah bahasa Mandarin yang telah disederhanakan. Gua yang cepat sekali tergelitik untuk menulis apapun yang menarik attensi meskipun kadang tidak menarik sama sekali, terutama menulis soal fenomena pengguna media sosial yang lucu-lucu saat ini. Gua ya gini, gini-gini aja…

Stay Positive, Stay You!



Saya bukan ingin membahas Politik. Serius ini bukan soal politik. Hanya mencoba sedikit menganalisa kondisi social media saat ini. Saya sedikit terpanggil untuk sedikit meluruskan apa yang mungkin hampir sebahagian orang mengatakannya bengkok melalui pandangan pribadi saya sendiri, perihal data statistik pilkada yang dipublikasikan.

Banyak beredar foto-foto tentang hasil quick count, real count, atau bahkan hanya hasil polling oleh pengguna media social, yang menunjukkan data, statistik, atau prosentase perolehan suara yang kemudian diikuti oleh caption berupa sindiran, nyinyiran, atau bahkan makian terhadap si pelaku pemberi informasi tadi. Alasannya karena data yang disampaikan menurutnya tidak bisa dipercaya karena data statistik yang dipublikasikan tidak menunjukkan angka 100%.

SRI


Sayang beribu sayang.
Setelah nyata diungkap,
mereka pun mengakhiri.
Kau kemasi barangmu.
Tanpa pamit, lalu pergi.
 
Tak sudikah kau sejenak kembali.
Sekedar menjabat tangan kami.
Atau mengucap "sampai jumpa lagi".
Ah, mungkin disini memang belum rejekimu.  
   
Jika nanti, di lain waktu kita bersua.
Kau kenalkanlah kami dengan sang suami.
Kau bilang padanya,
"inimi teman2 ku yang gila-gila itu!"

Sampai jumpa lagi.
banggalah kamu,
karena setelah kau tak disini,
Banyak teman yang bergumam,
"iya kodong,  baeknya lagi! "

:)
#PuisiUntukSri


Alay-isasi Penikmat Bola Masa Kini

Lagi-lagi memposting tentang bola, bola, dan bola. Ini postingan kesekian saya tentang sepakbola sejak EURO 2016 digelar. 

Pagi ini Portugal baru saja memastikan satu tiket ke Final EURO usai mengandaskan perlawanan Wales dengan skor 2-0, sekaligus mengakhiri cerita dongeng sang debutan di ajang ini. Dengan kemenangan ini, Portugal kini menunggu pemenang antara Jerman dan Prancis sebagai lawan di final nanti. Meski belum memastikan gelar juara, pencapaian ini jelas adalah sebuah prestasi besar buat Portugal. Lho? Hellowww....

Obsessed Haters

When someone like white, I don't think they will talk much about the negativity of black over the positives of white itself. If they do so, that's what I called obsessed haters. We could face this kind of people in all around our social media life, and we have known that social media people's purpose doing this activity is to take an attention from others. But why? Why it becomes so important?

I don't mean to care of their daily social media activity. I also never meant to forbid them posting anything on their social media accounts, because the whole world know I have no rights on that. Every single person have any rights to post anything on their social media accounts as long as they don't annoy anyone.
Although I don't really care about this thing, I think this is very interesting to talked. Why? Because I know how to be a friend of that person on social media. It is funny. It is you.

Nyambung Gak Nyambung, asal....

Cerita 1.
Andry: Cabe mempunyai kandungan vitamin C lebih banyak dibanding Jeruk.
Sirman: Ah, menurut saya kandungan protein susu lebih banyak.
Andry: lha, kan saya lagi bahas Cabe dan Jeruk?
Sirman: Iya, tapi kandungan protein pada susu lebih banyak jadi masih lebih bermanfaat dibanding cabe dan jeruk.
Andry: lho kok malah makin kesono? #@€$¥¢£×√*€@#
Berdebat adahal hal yang biasa. Iya, biasa bikin marah, biasa bikin malu-malu, biasa bikin bangga, dan biasa bikin emosi... Contoh di cerita 1 yang kadang bisa bikin emosi, kadang, tapi karena sekarang lagi puasa, jadi harus tahan-tahan emosi, masih lebih baik menghindari perdebatan macam itu. Iya, seperti yang sebelumnya pernah saya singgung di sini --> Pique, oh Pique... berdebat untuk sesuatu yang gak nyambung itu gak ada pangkal ujung nya.

Ramadhan Tiba....

"Ramadhan tiba, Ramadhan tiba, Ramadhan tiba. Marhaban yaa Ramadhan, Marhaban yaa Ramadhan, Marhaban yaa Ramadhan, Marhaban yaa Ramadhan.
Pasti pernah dengar lagu Opick itu, setidaknya sekali. Ya, Ramadhan sudah tiba. Bulan dilipatgandakan nya pahala. Yang dulu sholatnya bolong-bolong, sekarang harus full. Yang dulunya gampang marah, sekarang harus lebih sabar. Yang dulunya Masjid sepi, sekarang rameeee. Alhamdulillah.

Saya dan LUPA itu…


Saya adalah seorang karyawan sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang perbankan. Kebetulan saya ditempatkan di kantor kas, dengan posisi sebagai admin. Meja kerja saya berada di lantai 2, dan namanya kantor kas, selain staffnya sedikit, fasilitas kantor juga disesuaikan dengan kebutuhan kantor, printer hanya ada 1 dan berada di lantai 1. Hari itu, dengan suasana sibuk di kantor saya turun ke lantai 1, niat untuk mengambil hasil print-an saya. Lama saya menunggu tak ada hasil print yang keluar, saya juga bertanya ke teman-teman yang lain, apa ada yang mengambil hasil print yang baru keluar, tapi tak ada yang merasa pernah melihat printer itu bekerja. Nah, saya baru ingat, ternyata saya memang belum meng-“ENTER” window “print” pada program Ms. Word untuk menge-print dokumen yang ingin saya print di komputer saya di lantai 2.  #Gubbrakkkk….